Dokter & Tenaga Ahli Profesional Kami
Solusi Jitu Kesehatan Anda
Keahlian: Terapis Rehabilitasi Medik
aktif
Nurul Iva Fitriyani merupakan lulusan Diploma III Terapi Wicara Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Surakarta pada tahun 2011–2014.
Selama masa pendidikannya, beliau menempuh berbagai mata kuliah dan praktik klinik yang berfokus pada penilaian, diagnosis, dan terapi gangguan komunikasi, bahasa, serta bicara, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
Pendidikan ini menjadi dasar kuat bagi karier profesionalnya di bidang rehabilitasi medik, khususnya dalam mendukung kemampuan komunikasi pasien dengan gangguan wicara dan bahasa.
Nurul Iva Fitriyani memulai karier profesionalnya setelah lulus dari Poltekkes Kemenkes Surakarta dan telah bekerja di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan serta lembaga tumbuh kembang anak.
Saat ini, beliau aktif sebagai Terapis Wicara di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta, dengan peran utama dalam melakukan asesmen kemampuan bicara dan bahasa, penyusunan rencana terapi individual, serta kolaborasi dengan tim tumbuh kembang multidisiplin.
Nurul Iva Fitriyani memiliki keahlian utama di bidang Terapi Wicara, khususnya pada aspek Perkembangan Bahasa dan Bicara serta Oral Motor Exercise.
Beliau berpengalaman dalam menangani anak dengan gangguan artikulasi, keterlambatan bicara, gangguan bahasa reseptif dan ekspresif, serta gangguan oral motorik yang memengaruhi kemampuan makan, menelan, dan berbicara.
Dalam praktiknya, beliau menggunakan pendekatan terapi berbasis permainan dan stimulasi multisensorik untuk meningkatkan efektivitas intervensi.
Selain itu, beliau juga berkompeten dalam melakukan evaluasi kemampuan komunikasi serta menyusun program terapi individual (Individual Therapy Plan) yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien.
Pendekatan yang empatik dan berorientasi pada kolaborasi dengan keluarga menjadi ciri khas dalam setiap sesi terapinya.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional di bidang terapi wicara, Nurul Iva Fitriyani telah mengikuti berbagai pelatihan dan workshop ilmiah, baik di tingkat nasional maupun regional. Beberapa pelatihan yang pernah diikuti antara lain:
Berbagai pelatihan tersebut memperkuat keahliannya dalam penanganan gangguan bahasa dan bicara, gangguan motorik oral, serta pendekatan terapi berbasis kuantitatif dan multisensorik, yang menjadi fondasi penting dalam praktik terapi wicara modern.